Prevention of Postnatal Depression through Resilience and Optimism Workshop (Pertemuan IPK – 20/05/15)

Pada pertemuan bulan Mei, anggota IPK Jatim memperoleh kesempatan untuk belajar secara langsung dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Josephine Ratna, M. Psych., PhD (Candidate) sebagai bagian dari penyusunan disertasinya. Hasil penelitian Nasional tahun 2007 menunjukkan bahwa 11% dari seluruh warga negara Indonesia di atas usia 15 tahun menunjukkan gejala gangguan mental.

Acara dibuka oleh Ketua IPK Jatim - Dra. Astrid Wiratna, Psikolog

Usia kehamilan 10-24 minggu merupakan jendela singkat yang dapat dimanfaatkan untuk membantu Ibu hamil membangun faktor resiliensi (ketangguhan) yang akhirnya mencegah terjadinya depresi pasca melahirkan (baby blues syndrome). Kondisi depresi pasca melahirkan akan membatasi Ibu dalam memberikan stimulasi dan pengasuhan pada 1 tahun pertama perkembangan anak, sehingga anak memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mengalami keterlambatan perkembangan.

Antenatal depression pada minggu ke 11-24 dan di atas minggu ke 25 meningkatkan kemungkinan depresi pasca melahirkan dan memiliki resiko kelahiran prematur. Faktanya, sebanyak 16-22.35% wanita Indonesia menujukkan gejala depresi pasca melahirkan. Oleh karena itu, penting bagi para Ibu hamil untuk meningkatkan kualitas resiliensinya selama masa kehamilan dan pasca melahirkan.

Materi lengkap dari pertemuan IPK tanggal 20 Mei 2015 dapat diunduh di sini.

Semoga bermanfaat! (CE)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s