Disleksia: Asesmen and Penanganannya (Pertemuan IPK 10/03/16)

Simptom anak yang mengalami dyslexia kadangkala terbaur dengan simptom autisme. Perlu ketelitian dan kejelian psikolog dalam membedakannya agar tidak salah diagnosa.
Penegakan diagnosa dyslexia perlu didukung hasil pemeriksaan yang akurat yang berasal dari alat ukur yang tepat. Bila diagnosa sudah ditegakkan, bentuk terapi dapat ditentukan.
Apa saja alat ukur yang digunakan? Bagaimana intervensi terapi terkini bagi penderita dyslexia?
Bagi anggota IPK Jatim yang tidak dapat menghadiri pertemuan pada tanggal 10 Maret 2016, kami sediakan materi Disleksia – asesmen dan penangannya untuk diunduh.
Semoga bermanfaat. (NK/CE)
Advertisements

One thought on “Disleksia: Asesmen and Penanganannya (Pertemuan IPK 10/03/16)

  1. Selamat Pagi, saya minta di infokan klo ada pelatihan tentang alat tes ataupun terapi bagi ABK untuk mendapatkan Licensi. Terima Kasih sebelumnya

    2016-03-21 22:38 GMT-07:00 IPK Jatim :

    > IPK Jatim posted: “Simptom anak yang mengalami dyslexia kadangkala terbaur > dengan simptom autisme. Perlu ketelitian dan kejelian psikolog dalam > membedakannya agar tidak salah diagnosa. Penegakan diagnosa dyslexia perlu > didukung hasil pemeriksaan yang akurat yang berasal d” >

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s