Psychological First Aid (Pertemuan IPK 10/10/18)

Bencana terus menerus terjadi di bumi tercinta. Duka mendalam masih terasa menyengat. Banytuan berupa makanan, minuman, pakaian dan masih banyak lagi tak hentinya mengalir. Belum sempat masyarakat terdampak bencana menarik nafas lega, kembali guncangan gempa hadir berkali-kali. Tak terbayangkan kondisi psikis mereka.

Sebagai psikolog yang mempunyai kompetensi dalam penanganan kondisi psikis, kita terpanggil untuk ikut terlibat sesuai dengan kemampuan. Namun tidak semua rekan sejawat mampu terlibat langsung ke tempat bencana untuk membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat setempat. Bukan berarti kita tidak perlu meningkatkan keterampilan penanganan psikologis saat bencana yang dikenal dengan PFA (Psychological First Aid).

Psikolog perlu memiliki pemahaman mengenai pentingnya PFA yang khas, sesuai dengan karakteristik bencana yang terjadi. Varian faktor yang ditemui di lapangan memperkaya pemahaman dan aplikasi PFA pada setiap keadaan. Itulah alasan yang membuat kita wajib belajar PFA secara berkelanjutan.

Oleh karena itu, pada hari Rabu, 10 Oktober 2018, IPK Indonesia wilayah Jawa Timur mengundang Bapak Adib Ansori, M. Psi., Psikolog untuk memberikan materi PFA berdasarkan pengalaman beliau terjun langsung ke berbagai wilayah terdampak bencana.

Materi dapat diunduh di sini.

Semoga bermanfaat (NK/CE).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s